Translate

Rabu, 21 Desember 2011

IBU

ibu,
dia mengajariku dengan baik
Mengatakan kepada saya ketika saya beranjak dewasa
"Nak, hidup Anda sebuah buku yang terbuka
Jangan tutup 'dilakukan kedepan nya "
Biarkan  seorang anak tumbuh
Tapi aku harus menemukan jalan
yang menurut diriku adalah benar
pergi dari bayangan rumah
ibu,
sekarang aku pulang
Aku tidak semua yang Anda inginkan dari saya
Seorang ibu cinta anaknya
yang, membantu saya menjadi seperti sekarang
Aku mengambil cinta Anda untuk diberikan
Bukan hal yang Anda katakan kepada saya
Aku butuh lengan untuk menyambut saya

Selasa, 13 Desember 2011

Implementasi E-Learning Dalam Mendukung Proses Belajar dan Mengajar antara Dosen dan Mahasiswa Untuk Membangkitkan Belajar Aktif Mahasiswa



} Proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yang memungkinkan para pembelajar aktif yang melibatkan diri dalam keseluruhan baik proses secara mental maupun secara fisik. Model proses ini di kenal sebagai pembelajaran aktif  Beberapa karakteristik pembelajaran aktif:
1. adanya variasi kegiatan
2. dosen berperan sebagai fasilitator belajar
3. keterlibatan mental (pikiran, perasaan) siswa tinggi;
4. menerapkan pola komunikasi yang banyak;
5. suasana kelas yang fleksibel dan demokratis
6. potensial dapat menghasilkan dampak intruksional dan dampak pengiring lebih efektif;
7. dapat digunakan di dalam atau di luar kelas/ruangan.
} Penelitian Masalah
1.  Pengertian E-learning
E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer
2.  Tujuan dari e-learning
Memberikan pembelajaran untuk mahasiswa dalam melaksanakan tugasnya melaui teknologi yang ada saat ini. Pembelajaran ini di harapkan mahasiswa dapat memperoleh informasi baru serta cepat dan mengolahnya sebagai tugas. Mahasiswa juga dapat mengaplikasikan tugasnya tersebut dan selain itu juga dapat melakukan komunikasi dengan dosen yang bersangkutan
3.  Keuntungan e_learning:
             a. menghemat waktu proses belajar mengajar,
             b. mengurangi biaya perjalanan,
             c. menghemat biaya pendidikan
             d. menjangkau wilayah geografis yang lebih luas,
             e.  melatih pelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.
} Sejarah perkembangan e-learning
1.  Tahun 1990-era CBT
Yaitu era yang memulai memakai apliakasi e-learning yang berjalan dalam PC standlone ataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan Audio)
2.  Tahun 1994
Yaitu seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara massal.
3.  Tahun 1997-LMS
Yaitu LMS (Learning Manajemen Sistem). Seiring dengan perkembangan teknologi internet. Masyarakat di dunia mulai menggunakan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai di raskaan sebagai kebutuhan mutlak ,dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinilah muncul LMS. Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikiran baru untuk masalah interoperability antar LMS yang satu dengan yang lainnya secara standar. Standar yang muncul misalnya standar yang di keluarkan oleh AICC ( Airline Industry CBT Commette ), IMS, SCROM, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
4.  Tahun 1999
Yaitu sebagai tahun E-learning berbasis web perkambangan LMS menuju aplikasi e-learning berbasis web berkembang secara total , baik untuk pembelajar (leaner) maupun administrasi belajar mengajarnya. LMS mulai di gabungkan dengan situs – situs informasi, majalah, dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia, video streaming, serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar dan lebih kecil.
} Contoh penerapan e-learning dalam kampus saya yaitu STIE Malangkucecwara adalah
1. Edmodo
2. Sos24
3. Blog
4.Dsb

} Oleh karena itu proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik apabila terjadi interaksi yang baik antara mahasiswa dan dosen. Mahasiswa harus aktif berkomunikasi dengan dosen untuk dapat mengerti materi yang diberikannya. Dengan e-learning yaitu belajar dengan menggunakan pembelajaran media elektronik, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkannya dengan fasilitas yang disediakan olek universitas. Fasilitas tersebut mahasiswa aktif dapat melakukannya dengan melakukan tugas, berbagi informasi, dan berkomunikasi dengan dosen dengan menggunakan IT tersebut sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.

Jumat, 28 Oktober 2011

database dalam kehidupan sehari hari

Sebelum kita mnuju langsung ke fungsi ataupun contoh database dalam kehidupan sehari hari . alngkah baiknya kita terlebih dahulu mengenal database sendiri itu apa? atau devinisi dari database itu sendiri. Data base berasal dari kata data yang berarti data atau informasi, sedangkan base adalah dasar kalau di gabungkan berarti dasar informasi , kalau di definisikan berarti kumpulan informasi yang d simpan komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh dari basis data tersebut. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data- data yang saling berhubungan.
Memang tak biasa di pungkiri data merupakan bagian dari kehidupan kita sehari hari. Bila kita mencatat rumah alamat mahasiswa baru atau relasi maka kita menuliskan data yang nantinya merupakan sumber informsi bagi kita. Kita mengenal berbagai jenis data seperti data mahasiswa pada universitas ataupun sekolah tinggi.
 Sekumpulan data mahasiswa pada universitas ataupun sekolah tinggi disebut juga dengan database. Suatu database harus disusun sedemikian rupa sehingga kita dapat memperoleh informasi yang kita inginkan secara cepat, berapa banyaknya data itu.  Suatu database yang sering kita gunakan misalnnya buku telepon ataupun kamus, kita bisa mencari nama atau kata yang kita inginkan cukup memerlukan waktu yang tidak terlalu lama.

Yang penting dalam pengguanaan database adalah kemungkinan mencari informasi (data retrival) dengan cepat. Sistaem manajement database yang sederhana dilakukan dengan menuliskan data di kartu-kartu nama atau menurut no induk mahasiswa. Untuk buku-buku di perpustakaan dapat dipakai system kartu yang di urutkan menurut nama pengarang atau judl buku terssebut.  Pengolahan data tidak bisa atau tiadak dapat dilepaskan begitu saja dengan kehidupan sehari-hari. Ilmu pengetahuan, pendidikdan usaha, dan bidang lainnya memerlukan sistem penolahan data agaar masing-masing  bidang tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Contoh lain dalam kehidupan kita sehari hari aadalah sitem database yang terdapat pada tokoh retail atau supermarket, kalau kita berbeelanja di agen misalnya ketiaka kita akan membeli suatu barang pasti yang kita tuju adalah penjualnya, untuk mendapatkan barang yang kita inginkan kita hars rela antri, kita juga tidak bisa melihat barang apa saja yang ada di toko tersebut, berapa harganya, berapa jumlah barang yang masih ada, kalau pun ada itupun pasti letaknya tidak jelas atau acak-acakan.Berbeda dengan supermarket disana sudah terprogram atau tertata rapi mulai dari letak barang,nama, harga, jenis barang semuanya sudah tersistim sedemikian rapi.Jika kita membeli suatu barang di supermarket barang tersebut sudah tertata rapi juga disertai dengan harga,kllo di toko besar biasanya di rak barang tersebut ada label yang disertai harga dari barng tersebut,kemudian jika kita langsung melakukan pembayaran di kasir,ketika kasir menyecan barcode yang terdapat dalam barang tersebut,,maka d layar komputer kasir tersebut akan muncul sebuah harga nama barang ,suplliyer dan lain-lainnya,Dari situlah hasil dari sistem yg dirancang yg fungsinya untuk mempermudah pkerjaan.

Senin, 17 Oktober 2011

PENELITIAN KONSUMEN


PENELITIAN KONSUMEN
Bidang riset konsumen dikembangkan sebagai perluasan bidang riset pemasran, hampir semata-mta mefokuskan perhatiannya pada perilaku konsumen bukanya pada aspek aspek lain dalam proses pemasaran. Hasil-hasil riset pasr dan juga hasil riset konsumen digunakan untuk memperbaiki pengambilan keputusan manajerial , alasan pertama mempelajari perilaku konsumen adalah untuk memungkinkan para pemasar meramalkan bagaimana para konsumen akan bereaksi terhadap berbagai pesan promosi.
RISET KUANTITATIF
Riset kuantitatif bersifat deskriotif dan digunakan oleh para peniliti untuk memahami pengaruh berbagai masukan promosi yerhadap konsumen, sehingga memungkinkan para pemasar meraamalkan perilaku konsumen. Pendekatan riset ini dikenal sebagai positisme, dan para peniliti konsumen yang sangat peduli dengan perilaku konsumen dikenal sebagai positivis.
RISET KUALITATIF
Metode riset kualitatif terdiri dari wawancara mendalam, kelompok-kelompok fokus, analisis kiasan, riset kolase, dan teknik proyeksi,
INTERPRETIVISME
Minat untuk memahami berbagai pengalaman konsumen menimbulkan istilah interpretivisme. Dan para peniliti yang memakai paradigma ini dikenal sebagai interpretivis, interpretivis melakukan riset yang mereka gunakan adalah etnografi
MENGGABUNGKAN HASIL-HASIL RISET KUALITATIF DAN KUANTITATIF
Karena terbtasnya hasil riset kualitatif, beberapa pemasar menggunakan gabungan riset kuantitatif dan kualitatif untuk membantu mengambil keputusan pemasaran strategis.
Menggunakan hasil riset kualitatif untuk menemukan berbagai gagsan baru dan untuk mengembangkan strategi promosi,dan hasil riset kualitaif untuk meramalkan reaksi konsumen
            PROSES RISET KKONSUMEN
            Langkah utama dalam proses riset konsumen meliputi
1.     Menentukan tujuan riset
2.     Mengumpulkan dan mengevaluasi data sekundur
3.     Merancang studi riset primer
4.     Mengumpulkan data primer
5.     Menganalisis data
6.     Merpersiapkanlaporan hasil riset